PENGARUH PROBIMAS DALAM PENDIDIKAN TEOLOGI DI  STT REFORMASI WAMENA

  • Updated
  • Posted in Kegiatan
  • 2 mins read

Probimas adalah salah satu kegiatan pelatihan dengan retreat oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) bagi calon mahasiswa/i baru di suatu kampus. Dalam pelatihan di STTR ini, para pengurus BEM membentuk panitia penerimaan mahasiswa baru lalu mereka bekerjasama dengan bidang kemahasiswaan buat jadwal perencanaan, waktu, pembicara dan konsumsi. Panitia yang dibentuk ini harus memiliki prinsip militeristik dan discipleship karena melatih mental dan disiplin anak baru Panitia penyelenggara harus orang terpandang dan berpengaruh di kampus, supaya disegani oleh panitia maupun peserta pelatihan. Panitia harus disiplin, jujur dan tidak mudah tersinggung, karena segala sesuatu bisa terjadi. Panitia juga harus memiliki sikap hamba, rendah hati, tidak sombong dan mau diajar. Memiliki kerinduan untuk selalu belajar berubah.  Kombinasi dua sifat ini diturunkan kepada peserta baru. Mahasiswa harus siap ikut materi dan pelatihan mental jenis apapun, namun harus manusiawi dan menghormati batas—batas kemanusiaan.  Dalam probimas harus hilangkan sikap ego dan menaklukkan diri, siap dibentuk melalui bangun pagi, pakai pakaian compang camping, tahan makan, tahan mental dan tidak marah. terakhir harus melepaskan semua ikatan—ikatan jimat penangkal apapun. Kita harus tunduk, taat dan setia sebagai seorang murid ikut Tuhan Yesus.  Salah satu tradisi yang bagus di kampus adalah hari terakhir lakukan ibadah penutupan bersama dengan api unggun di halaman kampus.  Setelah dengar khotbah ditutup dengan doa pelapasan dan makan bersama. Sifat-sifat siswa harus ditinggalkan menjadi mahasiswa dalam segala aspek.

Leave a Reply