YESUS MENYEMBUHKAN PENYAKIT (Markus 5:26)

Pada  umumnya  setiap  orang  Kristen  percaya  kepada  Tuhan  kita Yesus  Kristus  dan  meningkatkan  kualitas  iman  kepada-Nya.  Akan  tetapi sebagian  jemaat  saat  ini,  kembali  minta  dukungan  penyembuhan  kepada dukun,  sehingga  bertentangan  dengan  ajaran  Alkitab.  Hal  ini  adalah sinkritisme, atau penyembahan berhala. Tetapi bisa melihat pola pelayanan Yesus  Kristus  dalam  kitab  Injil  Markus  menjadi  dasar  kepercayaan  kepada Allah merupakan dasar keyakinan yang kokoh di hadapan Allah.

  Secara  teologis  ditafsirkan  dalam  makna  Kitab  Suci  tersebut,  supaya tanggung  jawab  orangtua  serius  berusaha  menyelamatkan  nyawa  anak  ini dengan  berbagai  cara  untuk  berobat  tetapi  sama  sekali  tiak  berhasil. Sehubungan  dengan  ini,  sebagai  manusia  bisa  kecil  hati  karena  cukup  lama menderita  dengan  sakitnya  di  bagian  kemaluan,  selama  dua  belas  tahun  lamanya,  tetapi  Tuhan  kita Yesus  Kristus  telah  menyelamatkan  dia  dengan  kuasa-Nya,  sehingga dia  sembuh  total  seperti  harapan orangtuanya.  Hal  ini  merupakan  suatu  mujizat,  Dia  melakukan  tugas-Nya  dalam  pengabdian  sebagai dokter  istimewa  dari  Allah  kepada  manusia  dengan  cuma-cuma.  Dalam  kehidupan  kita  masa  kini, banyak  dari  kita  mengalami  sakit  sampai  dengan  meninggal  dunia  akibat  virus  Covid-19.  Dalam keadaan seperti ini, banyak orang panik, dan mulai khawatir dengan berbagai aspek kehidupan mereka dalam hal sosial, ekonomi maupun dalam keluarga. Tetapi hidup manusia adalah satu anugerah besar, bagi kita sebagai umat pilihan-Nya. Kristus memerintahkan kepada kita berjaga-jagalah dan berdoalah supaya kita beroleh kekuatan tubuh maupun jiwa karena kita adalah anggota tubuh Kristus dan masuk warga  Kerajaan  Allah  (Lukas  21:36).  Dengan  ini  keluarga  besar  Sekolah  Tinggi  Teologi  Reformasi Wamena,  menghayati  makna  persekutuan  lokal  merupakan  wadah  awal  menjadikan  budaya  dalam setiap rumah tangga Kristen untuk memberi kekuatan baru oleh Roh Kudus.

Dalam pola hidup manusia Koinonia yang menjadi kekuatan menyembuhkan orang sakit. Apabila di  antara  kamu  ada  yang  sakit  harus  mengoleskan  dengan  minyak  Tuhan,  lalu  berdoa  dengan  iman besar  kuasanya,  Yakobus  5:12-20.  Pola  pelayanan  para  hamba-hamba  Tuhan  disertai  dengan  doa menjadi  kunci  dalam  pelayanan  maupun  kehidupan,  agar  pengaruh  doa  banyak  berkembang  sesuai harapan. Apabila doa di sertai dengan iman sangat besar kuasanya. Di akhir hidup kita masa masa kini, fondasi yang perlu kita bangun adalah doa. Cara berdoa yang diajarakan oleh Yesus Kristus kepada para murid-Nya  di  dalam  Injil  Matius  6:9-13  menjadi  pondasi  yang  harus  dimiliki  dan  diterapkan  masing- masing keluarga.

Setiap  manusia  mengalami  kesakitan  merupakan  bagian  dari  tantangan,  dengan  berbagai kesakitan menyerang seluruh tubuh manusia, dalam konteks kehidupan kita masing-masing. Bagian ini setiap  manusia  mengalami  kesakitan  baik  sakit  musiman  maupun  sakit  bawaan  serta  mengalami musibah  adalah  teman  hidup.  Keluarga  besar  STT  Reformasi  Wamena  pernah  merasakan  kesakitan sampai  saat  ini.  Walaupun  demikian,  tidak  ada  cara  lain  yang  dapat  menolong  kesehatan  kita,  hanya kepada Kristus saja sanggup menyembuhkan berbagai penyakit. 

Tuhan  Yesus  melayani  dengan  pastoral  konseling  khusus  orang  yang  mengalami  kesakitan.  Dia serius  menyembuhkan  dengan  kuasa-Nya  di  dunia  kegelapan.  Kisah  nyata  pelayanan  Yesus  menjadi teladan yang sempurna yang diutus oleh Allah (Missio Dei) merupakan karya Allah bagi manusia, agar manusia seutunya beriman kepada Gembala Agung yaitu Yesus Kristus adalah kepala gereja serta mewujudkan  visi  dan  misi-Nya.  Dampak  pelayan-Nya,  berpengaruh  sangat  besar  di  tengah-tengah kehidupan orang Kristen dari dahulu hingga sampai saat ini.

Masalah kesakitan merupakan pengaruh kesehatan setiap manusia. Dampaknya pengaruh meng- hambat besar dalam segala aktivitas. Memahami pentingnya menjaga protocol kesehatan supaya hidup kita saat ini satu anugerah besar untuk mewujudkan visi dan misi Kristus. Pentingnya menjaga disiplin membiasakan  diri  sambil  menjalankan  tugas  dan  tanggung  jawab  atas  panggilan-Nya.    Pola  pelayanan kita  disertai  dengan  doa  merupakan  kunci  keberhasilan,  khusus  pelayanan  pastoral  konseling  perlu serius dan memberi siasat gerejani adalah obat sebab masalah ini banyak memupuk kehidupan kita masa kini. 

Dampak  virus  corona  Covid-19,  banyak  orang  mengalami  susah  payah  berkaitan  dengan kesakitan  dalam  tubuh  manusia,  berkembang  di  seluruh  dunia  sampai  banyak  orang  meninggal  dunia. Bagian ini melihat pola pelayanan Yesus mencakup secara holistik, kadangkala pemahaman orang san- gat keliru paradigma pelayanan Yesus terbukti dalam bentuk mujizat di berbagai tempat disaksikan oleh para  murid-Nya  serta  kalangan  orang  Yahudi.  Pemahaman  teologi  di  dalam  Yahweh  ada  kuasa  Yesus yang  menyingkirkan  segala  aspek  penyakit  manusia,  sehingga  dapat  dilihat  sebagai  perwujudan  Gem- bala Agung menjadi teladan yang sempurna. 

Buktinya kedua cerita tentang mujizat ini, menggambarkan kewibawaan Tuhan Yesus atas pen- yakit  dan  kematian.  Cerita  tentang  perempuan  itu  akan  kita  lihat,  penyakitnya  membuat  dia  najis menurut  upacara  keagamaan,  dan  kenajisan  itu  akan  menular  kepada  semua  orang  yang  bersamanya, Imamat 15:25. Menurut Hukum Taurat Musa, apabila seorang perempuan berhari-hari lamanya menge- luarkan lelehan ia adalah najis. Kutipan nas Alkitab ini melihat pentingnya kehidupan kita saat ini ban- yak mengalami tantangan terutama terganggu kesehatan akhirnya banyak peraturan yang dikeluarkan oleh  pemerintah  untuk  mencegah  disiplin  melindungi  umat  Allah  dengan  tertib.  Dalam  hal  ini  Paulus perkata  kepada  jemaat  di  Korintus  bahwa  “segala  sesuatu  harus  berlangsung  dengan  sopan  dan  tera- tur” (1Kor. 14:40).  

Dogma Kristen digunakan dalam Alkitab menjadi sumber pengajaran tetap dan firman Allah yang hidup, yang menjawab segala persoalan bahkan segala pengajaran Agama Kristen merupakan mencakup Amanat  Agung.  Sehingga  janji  dan  ketetapan  Allah  dituangkan  dalam  segala  zaman  untuk  memenuhi perintah-Nya.  Jadi  hubungan  antara  pengajaran  dan  tabib  tak  terpisah  antara  dua  aspek  kehidupan manusia setiap generasi penerus gereja. Dimana kesehatan hidup damai sejahtera perlu memberitakan Injil  Kerajaan  Allah,  agar  kebutuhan  rohani  setiap  anggota  jemaat  menerima  di  dalam  hati  yang  ber- sukacita.  Apabila  diantara  kita ada  yang  mempunyai  karunia  untuk  menyembuhkan,  layanilah seorang antara yang lain. Dengan cara mendoakan orang sakit, sebab doakan orang sakit adalah perintah Kristus untuk  melayani  sesama  manusia.  Sebab  manusia  adalah  mahluk  sosial  saling  membantu  dalam  segala sesuatu sesuai dengan keperluan masing-masing anggota jemaat yang ada di sekitar kita.

This Post Has One Comment

  1. OceanWP

    Integer nec odio. Praesent libero. Sed cursus ante dapibus diam. Sed nisi. Nulla quis sem at nibh elementum imperdiet. Duis sagittis ipsum.

Leave a Reply